PENGALAMAN KERJA

Berikut diantara Beberapa Kiprah Nyata Yayasan SPMAA

di Kabupaten Lamongan

  1. Berdiri sejak tahun 1961 sampai sekarang 2010, Pondok Pesantren SPMAA tidak memungut biaya apapun kepada para santri di dalam asrama baik konsumsi, akomodasi, kesehatan dan pendidikan pondok pesantren. Saat ini ada sebanyak 327 putra putri dari balita sampai lansia.

  2. Penyelamatan tanaman pertanian dari banjir dan jebolnya tangkis Turi tahun 1968 sehingga petani bisa memanen karena tangkis jebol bisa diatasi dengan bendungan mencukit dinding Musholla Yayasan SPMAA.

  3. Pendirian Sekolah Dasar Sawadaya murni SPMAA dan setelah berjalan sampai kelas 6, kemudian diminta desa dan dikelola oleh diknas menjadi SD Negeri Turi Tahun 1973.

  4. Pengerasan jalan raya Turi Karanglangit (3 km) biaya murni SPMAA, dan forcasting usulan ke Bupati Chasinou untuk sampai ke jalan Daendels pantai utara pada tahun 1977. Sebelum dibangun, jangankan mobil, sepeda pancal saja harus dipikul.

  5. Kampanye penggerakan animo transmigrasi atas ajakan Pemkab.Lamongan dan karena belum ada kantor transmigrasi Lamongan, sehingga bangunan kayu bertingkat SPMAA roboh karena overload untuk menampung calon transmigran. Kegiatan ini pada tahun 1977 hingga 1983.

  6. Kampanye dan aksi keteladanan dalam pelesatarian lingkungan hidup, sehingga pada hari lingkungan hidup sedunia tahun 1982, Yayasan SPMAA mendapatkan penghargaan nomor satu sebagai Orsos/LSM dan pondok pesantren se Kabupaten Lamongan oleh Bupati Lamongan tahun. Dan pada tingkat propinsi mendapatkan penghargaan dari Gubernur sebagai teladan nomor tiga se propinsi Jawa Timur tahun 1982. Dan pada tiga tahun berjalan ini sebagai pemrakarsa sekaligus sekretaris berdiri dan berjalan program KOLILA/Komite Peduli Lingkungan Hidup Lamongan sejak tahun 2003 yang merupakan konsorsium pemerintah dan stakeholder Kabupaten Lamongan.

  7. Pionir dan pertama kali adanya Panti Asuhan di Kabupaten Lamongan yang selanjutnya dikenal dengan nama Yapapa/Yayasan Panti Asuhan Pancasila sejak tahun 1961.

  8. Pionir dan pertama kali adanya Panti Wredha oleh Orsos/LSM di Kabupaten Lamongan yang diformalkan sejak tahun 1986.

  9. Pertama kalinya LSM yang terdaftar di Kantor Sospol Kab.Lamongan sampai ke Depdagri Jakarta sejak tahun 1990.

  10. Pertama kalinya dari masyarakat Lamongan, pengurus SPMAA mendapatkan penghargaan sebagai Pekerja Sosial Masyarakat Teladan Oleh Bupati Lamongan, Gubernur Jatim sampai Menteri Sosial RI mulai tahun 1987-1990.

  11. Pertama kalinya dari masyarakat Lamongan, pengurus Yayasan SPMAA, sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional sejak tahun 1987. Dan pada pada tahun 1990 mendapatkan Anugerah Palapa Karya Utama dari Menpora RI sebagai Pemuda Pelopor 10 tahun berturut-turut.

  12. Pencanangan Pusat Informasi Pesantren/PIP dan Kelompencapir oleh Menteri Penerangan Harmoko di SPMAA Turi Lamongan tahun 1990 dalam peringatan 30 tahun Yayasan SPMAA.

  13. Kunjungan Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Bapak Agung Laksono ke SPMAA Turi Lamongan atas prestasi Pemuda santrinya.

  14. Pertama kalinya dari masyarakat Lamongan, pengurus SPMAA sebagai Sarjana Penggerak Pemuda Pedesaan/SP3 Teladan Nasional tahun 2003.

  15. Kunjungan Menteri Negara Lingkungan Hidup untuk pencanangan dan deklarasi program EPW/Environment Parliament Watch (program partisipasi masyarakat untuk dukungan para parlemen peduli lingkungan) tahun 2004.

  16. Kunjungan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI untuk apresiasi atas program SPMAA dalam PENGAWAL (Pusat Perlindungan Anak, Wanita dan Lansia) tahun 2003.

  17. Pertamakalinya Orsos/LSM dari Lamongan mampu mendapatkan kepercayaan dari INGO maupun UN agencies untuk melakukan MoU dalam berbagai program kesejahteraan sosial dan lingkungan hidup.

  18. Pada tahun 2005, atas jasa dan kiprahnya baik dalam penanggulangan korban bencana tsunami di Aceh dan kesejahteraan sosial pada umumnya, mendapatkan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI dengan Keputusan Presiden RI No.: 063/TK/Tahun 2005 oleh Bapak DR.Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gus Hafidh Direktur Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA).

  19. Sebagai Ketua Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat Lamongan.

  20. Sebagai Ketua Forum Organisasi Sosial Kab.Lamongan yang berasal dari Orsos lintas ormas NU dan Muhammadiyah serta lainnya.

  21. Pertama kalinya dari masyarakat Lamongan, pengurus Yayasan SPMAA, sebagai Da’I Kamtibmas Polda Jawa Timur di jajaran Polres Lamongan sejak tahun 2000.

  22. Satya Lencana dari Kapolri Kepala BNN/Badan Narkotik Nasional atas prestasinya dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotik.

Download Center