Ngaji Ayat-ayat Pelestarian Bumi Bersama Santri

Lamongan – Deputy Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Henry Bastaman, MES, mengunjungi kompleks pendidikan dan asrama Yayasan Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) di Desa Turi Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, Jumat sore (2/3/2010).

Deputy Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Henry Bastaman, MES

Deputy Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Henry Bastaman, MES

Kunjungan ini mengawali rangkaian kegiatan kerjasama Yayasan SPMAA dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI di Propinsi Jawa Timur. Menurut Gus Hafidh, Pembina Yayasan SPMAA sekaligus penggagas acara ini, komunitas santri sudah sepantasnya dilibatkan dalam aktifitas pelestarian lingkungan.

Santri tidak boleh hanya duduk diam, bersarung dan menenggelamkan diri dalam lipatan kitab suci. Seorang santri juga harus aktif ngaji ayat-ayat pelestarian bumi dengan cara aksi nyata segera yang langsung bermanfaat untuk umat”, kata Gus Hafidh.

Yayasan Ponpes SPMAA sejak awal berdiri tahun 1961 telah memasukkan kurikulum pendidikan lingkungan secara integral ke dalam praktik pembelajarannya. Contohnya, pemanfaatan kotoran santri sebagai bahan bakar alternatif melalui program “Biogas Santri”, demplot percontohan sumur resapan, dan sistem sanitasi terpadu. Komplek asrama dan pendidikan milik pesantren ini juga nampak “hijau” oleh rindangnya tanaman serta lingkungannya yang terlihat bersih terawat.

Di dalam kompleks asrama ini saja, ada 110 jenis tanaman obat dan tanaman lain yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga. Tanaman-tanaman itu hasil karya santri dan beberapa diantaranya memang dilombakan antar kelompok. Yang paling banyak menanam dan dinilai paling banyak manfaatnya, itulah yang menang”, kata seorang pengasuh pesantren.

Setelah meninjau kompleks pesantren, Dr. Henry didaulat memberikan ceramah umum kepada para santri. Dalam ceramahnya di hadapan ratusan santri dan pengasuh pesantren, Dr. Henry Bastaman, MES, menekankan pentingnya pola hidup hemat dan ramah lingkungan sebagaimana yang diajarkan oleh Islam. Pola hidup seperti itu sekaligus wujud syukur bangsa Indonesia kepada Allah SWT. Karena negeri ini dihadiahi sumber daya alam melimpah dan keanekaragaman hayati terlengkap di seantero bumi.

Kita bangsa Indonesia ini memiliki segalanya. Semua jenis biota, flora fauna, tanaman, dan buah-buahan yang ada di dunia, itu ada di Indonesia. Bahkan banyak keanekaragaman hayati yang hanya ada di Indonesia ini dan tidak dimiliki negara lain. Panjang garis pantai kita nomor tiga di dunia. Tambang bijih emas, permata, besi, perak, minyak bumi dan gas, semua kita punya. Makanya kita harus jaga kekayaan itu dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang ramah alam, hemat, dan tidak berlebihan”, terang Henry.

Acara ini dilanjutkan taaruf salaman bersama seluruh para santri dan kemudian ditutup ramah tamah bersama pengurus Yayasan Ponpes SPMAA.



Download Center