Yayasan SPMAA Ajak Anggota Dewan Deklarasikan Kaukus Parlemen Peduli Lingkungan
Surabaya - Yayasan Ponpes SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Allah) didukung Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI bersama belasan anggota DPRD dari kabupaten/kota di Jawa Timur mendeklarasikan “Kaukus Parlemen Peduli Lingkungan”, Sabtu pagi (3/7/2010).
Acara yang digelar di Hotel Sahid Surabaya ini dihadiri anggota DPRD lintas fraksi dari Lamongan, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Nganjuk, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Mojokerto, Ngawi, Madiun, Magetan, Tuban dan Tulungagung. Acara ini juga diikuti perwakilan dari akademisi, dunia usaha, pekerja sosial, pegiat isu lingkungan, dan komunitas pesantren.
Gus Khosyi’in KWB, Direktur Yayasan SPMAA menjelaskan latar belakang deklarasi ini. Dia melihat potensi sumber daya lingkungan Indonesia yang sangat kaya. Tapi potensi itu sekarang nyaris musnah karena salah kelola. Melalui acara deklarasi ini, Gus Khosyi’in berharap bisa memperbaiki kesalahan itu melalui peran advokasi anggota dewan.
“Kita semua berkumpul dan berkomitmen memperbaiki kerusakan lingkungan yang terjadi kemudian mari bersama bekerja mengembalikan kejayaan dan keindahan lingkungan bangsa Indonesia”, harapnya.
Deklarasi yang dibacakan Ketua Komisi D DPRD Propinsi Jawa Timur, Ir. Bambang Suhartono ini, antara lain menyepakati komitmen anggota dewan dalam memperjuangkan hak warga masyarakat untuk memperoleh kualitas lingkungan hidup yang lebih baik, sehat, mardhatillah dan berkelanjutan dunia akhirat.
Anggota dewan juga akan sepakat bekerja dengan nilai cinta kasih tidak memiliki musuh manusia, ikhlas, jujur, amanah, profesional, serta siap bekerjasama dengan pihak peduli lainnya. Pernyataan deklarasi kemudian ditandangani bersama oleh Yayasan SPMAA, KLH-RI dan seluruh anggota dewan yang hadir.

Dr. Henry Bastaman, MES, Deputy Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Deputy Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Henry Bastaman, MES, dalam sambutannya mengharapkan acara ini dapat bermakna strategis bagi perjuangan pelestarian lingkungan ke depan.
“Terbentuknya Forum-forum Peduli Lingkungan Legislatif atau Kaukus Lingkungan Legislatif di hampir 90 kota/kabupaten dalam kurun waktu sekitar 4 tahun memberi angin segar terhadap program pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Karena legislatif memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan terutama dalam hal pengawasan, penganggaran dan legislasi.”, ungkap Henry.

Entries (RSS)