INDONESIA DAMAI, DUNIA MERDEKA.

Lelaki paru baya itu terisak tak kuasa menahan air mata, menyaksikan dan merasakan derita saudara sebangsanya yang tergambar jelas dalam siir saat ia senandungkan. Liriknya bagai goresan luka dengan tinta darah sesamanya. Lutfi Bouchnak, tidak begitu familier di telinga kita, tapi tidak untuk warga Timur Tengah. “Ambillah semua kedudukan, semua jabatan… tapi biarkan negeriku, jangan kau usik”. Potongan syiir Ana …

HIDUPLAH SEMAUMU

Iseng berandai andai. Misalnya semua manusia diberi freewill. Sebelum lahir ke dunia. Saat masih di alam ruh. Sebelum orangtua mereka saling kenal. Ditanya ingin wajah dan bentuk fisik seperti apa. Bebas memilih dan menentukan. Kira kira variasi wajah anatomi manusia sekarang seperti apa ya Terbayang betapa ruwetnya. Mungkin ada yang hidungnya di belakang. Sebagian matanya di punggung. Yang lain punya …

KOTOR ITU (KADANG) BAIK

Ini terjadi di sekolah kami. Taman kanak kanak. Ori, bukan nama sebenarnya. Aktif, kreatif dan menonjol. Bermain, bergaul dengan sebayanya. Ceria. Sewaktu di kelas A. Selama setahun. Tiba tiba semua berubah. Waktu naik kelas B. Ogah ogahan. Malas gerak. Bengong. Mulai jarang masuk. Pendekatan guru pada orangtua. Mereka bilang tidak ada apa apa. Jawaban meragukan. Para guru merasa ada yang …

INVESTASI GENERASI

Ramai orang bicara investasi ekonomi. Penting untuk kemakmuran negeri. Namun ada jenis investasi yang tak kalah penting. Juga untuk kemajuan bangsa. Yang ini malah lebih strategis. Sayangnya belum otipmal dibahas dan disentuh. Belum jadi mainstream. Yaitu investasi generasi. Saat investasi ekonomi kerap berdampak tergadainya nilai luhur bangsa. Investasi generasi menjadi penyeimbang. Membangun jati diri bangsa. Kala investasi ekonomi menunggu belas …

SEBERAPA RADIKAL KAMU

Kali ini saya sepakat. Dengan statemen Pak Idham Aziz. Seorang jenderal, Kapolri yang baru. Gesturnya sungguh sungguh. Tak ada ruginya husnudhon. Sekurangnya berharap pada Allah. Menuntun pak Idham istiqomah dengan komitmennya. Dalam menegakkan hukum dan kebenaran. “Saya ingin menggarisbawahi radikalisme itu tidak bisa diidentikkan dengan Islam. Radikalisme itu oknum atau mungkin kelompok. Ndak bisa kita bilang bahwa dengan radikalisme itu …

Implementasi Ngaji Santri

Barusan pagi ini, Ahad 27 Oktober 2019, Gus Naim mendekat bilang, bahwa didatangi rombongan tamu dari Ngawi, satu diantaranya seorang ibu janda dengan keterangan : membawa anak perempuan usia lima tahun dengan kondisi disabilitas tuna netra sejak lahir. Kemarin bekerja di hutan dan sekarang mengalami kesulitan. Mohon bantuan untuk dirawat di SPMAA. Kata Gus Naim, hanya ingin menangis saja menyaksikan …

EKSTASI KUASA

Seorang kawan melakukan riset kecil kecilan. Di daerahnya. Setelah pilkades serentak beberapa waktu lalu. Respondennya para calon kades. Apa alasan pingin jadi kades. “Ingin berjuang membangun desa”. Nyaris seragam. Jawaban normatif. Mungkin meniru yang di atasnya. “Demi bangsa”. Giliran sampai pada pertanyaan, caranya bagaimana. Diam. Mbulet. 80 % menjawab tidak tahu. Kita lihat nanti. Pokoknya jadi pejabat dulu. Punya kuasa …

MALIN KUNDANG, CUKUP SATU SAJA.

Belum genap satu bulan diantarkan anak anaknya, 19 hari Si Mbah tinggal di asrama lansia SPMAA. Kini meninggalkan kehidupan yang penuh drama dan dinamika, dunia. Entah alasan apa anaknya tidak bisa mewujudkan harapan terakhir Si Ayah untuk tinggal bersamanya dirumah, sampai wafat tidak terwujud… Saat seluruh warga pondok SPMAA menjadi panitia prosesi Idul Adha 1440 H. Keagungan dan kebesaran Allah …

TANGISKU TAWAMU

Banksy nama seorang pelukis jalanan di Inggris. Istilahnya saja jalanan. Namun dia cukup terkenal. Harga lukisannya juga sangat mahal. Very very expensive. Minggu lalu salah satu lukisannya terjual. Di sebuah balai lelang. Di Sotheby’s, London. 12 juta pundsterling. Sekitar 172 milyar rupiah. Judul lukisannya “Devolved Parliament”. Saya bukan ahli lukisan. Juga bukan penikmat. Bukan porsi saya menafsirkan. Lukisan itu menggambarkan …

REVISI AMBISI

Seorang dokter dibakar hidup hidup. Petugas puskesmas dianiaya sampai luka berat. Dokter itu berasal dari luar Papua. Mengabdikan diri untuk kesehatan masyarakat Papua. Dia tidak datang ke sana untuk politik. Bukan pula untuk emas atau tambang. Murni pengabdian. Dokter itu petugas kemanusiaan. Terbunuh oleh orang orang yang merasa kemanusiaannya sedang dirampas. Anomali. Sudah 38 orang meninggal korban kerusuhan rasial di …